Sekulerisme dan gelas bocor

Apa itu sekulerisme?

Sekulerisme adalah sudut pandang tentang kehidupan dimana agama itu harus terpisah dari kehidupan umum.

Gampangnya, agama itu hanya boleh di wilayah personal. Hanya untuk mengatur hubungan individu dengan Tuhannya. Sedangkan hubungan manusia dengan manusia lain, agama ga boleh diikut sertakan.

Pernah denger ga ada orang yang bilang, ” hari gini masih ngomongin agama?”

Padahal ktpnya muslim. Kalo lebaran ikut beli baju baru tuh. Tapi kalo diajak diskusi islam sebagai solusi kehidupan, nyinyirnya ngalahin iblis. Beneran deh 😁

Kalo diingetin tentang dosa, jawabnya “ini urusan gue pribadi sama Allooh swt. Bukan sama elu. Jadi jangan berisik sok dakwah deh sama gue.” Bikin tahan nafas sejenakkan jawabannya.

Tapi kalo ditanya apa agamanya? Ya..islam.

Dibilang kafir, pasti ngamuk. Dibilang atheis juga bukan. La wong dia mengakui Allooh swt sebagai Tuhannya.

Ada lagi, secara penampakan sholeh banget. Dengan gelar yang menjelaskan keilmuan islamnya. Tapi disisi lain, mereka menolak jika semua aspek kehidupan dikaitkan dengan Islam. Sampai sampai mengharamkan apa yang sudah jelas halal dalam Islam dengan dalil tidak lagi cocok dengan kondisi jaman saat ini.

Inilah yang disebut memisahkan agama dari kehidupan umum.

Bisa jadi sholatnya khusu. Lama banget. Doanya panjang banget. Tapi pas disinggung riba, dia malah marah ga setuju dibilang haram.

Bisa jadi baca qurannya jago, budi pekertinya baik tapi pergaulannya tanpa batas.

Pertanyaannya, jika kita memisahkan kehidupan agama dengan kehidupan umum, dengan kata lain mengambil sebagian hukum Allooh swt tapi menafikan hukum yang lain, bagian gelas kita yang mana yang bocor?

Yuk mikir..!

Kita ini bagaikan gelas kosong. Jika iman menjadi pondasi atau bagian bawah gelas. Maka syariat Islam yang terpancar dari iman ibarat dinding gelas yang ujung bawahnya menempel dengan dasar gelas.

Apa yang terjadi jika gelas itu bocor?

Jika bocornya didinding gelas, karna kita melakukan pelanggaran syariat maka air didalam gelas akan keluar dari lubang yang ada didinding gelas. Walhasil, air yang tersisa hanya sedikit tidak sebanyak air yang dituang. Tidak habis hanya saja tersisa sedikit dibawah gelas saja.

Tapi jika bocorya didasar gelas, dimana yang dilanggar adalah keimanan,melakukan kesyirikan, menduakan Allooh swt dengan yang lain, bayangkan apa yang terjadi pada air dalam gelas.

Ya..airnya akan habis terbuang melalui lubang yang ada dibawah gelas. Terbuang semua. Hingga gelasnya kosong.

Andai air dalam gelas adalah kadar keimanan kita yang semakin tinggi seiring menguatnya keimanan yang mendorong kita melaksanankan syariatNya, jika gelas kita bocor dibawa gelas apa artinya?

Artinya tidak ada kadar iman yang tersisa sedikitpun dalam gelas.

Banyakkan jika kembali kepada Allooh swt dengan membawa gelas yang bocor bawahnya. Allooh swt tidak akan mengakui kita karna iman kita ga ada sama sekali.

Ironisnya, kita merasa gelas kita penuh karna merasa sholeh dengan semua ibadah kita, tapi ternyata bawah gelasnya berlubang. Dan tidak kita tambal sebelum menghadapNya.

Dosa yang paling besar adalah dosa menyekutukan Allooh swt. Sebesar biji sawi saja ada dalam hati, tetap neraka abadi.

Sedangkan Allooh swt akan mengampuni pembunuh, pezinah asal tidak sedikit pun ada kesyirikan dalam hatinya.

Kalau kita memisahkan kehidupan agama dengan dunia kita, gelas kita bocor dimananya?

Dimana?…

Yup..bener. gelasnya bocor di bagian bawah gelas.

Kok bisa?

Yuk..mikir lagi.

Kalau ada manusia cuma mau ngakui Allooh swt sebagai pencipta saja yang pantas disembah tapi ga mau ngakui Allooh swt sebagai Tuhan yang layak mengatur seluruh kehidupan kita. Kira kira kalau ada orang seperti ini benar benar percaya atau hanya sekedar tau saja bahwa Allooh swt memang Tuhan?

Kalo kita hanya sekedar tau tanpa mengenal secara utuh tentang Allooh swt, wajar kalo kemudian ga yakin dengan semua ke Maha annya Allooh swt.

Kalo ada orang ga yakin dengan semua keMahaannya Allooh swt,lalu bagaimana dia bisa mengimani dengan benar keberadaan malaikat, meyakini isi kitabulloh, beriman pada para nabi dan rosul, haqqul yakin akan hari kiamat dan percaya takdir itu hak Allooh swt?

Bagaimana kita akan beriman pada rukun iman seluruhnya jika rukun iman pertama saya yakin ga sempurna?

See..jadi masalahnya dimana?

Bukan didinding gelas. Tapi didasar gelas.

Dasar gelasnya rapuh. Sekali kena senggol, ambyar.

Imannya hanya turunan, dikasih ujian sedikit saja sama Allooh swt langsung bilang Allooh swt ga adil.

Wajar ga kalo gelasnya bocor dibawah, gelasnya kosong ga ada airnya dan tadi air adalah kadar iman, lalu yang mengisi ruang kosong itu siapa??

Siapa lagi kalo bukan syetan.

Di surat annas, dijelasin bagaimana kedudukan syetan dalam hati kita. Lupa sama Allooh swt dikit aja langsung dicaplok tuh hati.

Nah ini, bocor bawahnya. Betul ahli sholat, ahli sholawat , ahli baca quran tapi sekuler. Ambil sebagian buang sebagian lain. Lalu siapa yang mendominasi bisikan hatinya?. Syetan.

Ada yang bilang…”ah mba..aapa nyalahin syetan. Tuh dia nangis dipojokan disalahin”

Ihh..emang tau syetannya lagi nangis. Ada juga dia seneng dibelain 😄

“Sok tau ih..”

Bukan sok tau. Tapi emang dikasih tau sama Allooh swt. Baca di al baqoroh 208, kata Allooh swt sesungguhnya syetan bagi kamu tuh musuh yang nyata.

Musuh kita bukan manusia. Yang nyata itu ya syetan.

Karna memang big projectnya syetan di dunia memang untuk jadi musuh bagi manusia. Tujuannya membuat manusia dalam keabadian yang buruk yaitu neraka. SOPnya menaruh kesyirikan sebesar biji sawi saja di hati manusia, udah girang bener mereka.

Syetanlah satu satunya musuh manusia yang ingin akherat kita hancur. Mereka ga peduli dengan dunia kita. Yang penting akherat kita hancur. Makanya mereka akan selalu berusaha memalingkan manusia dari jalan Allooh swt melalui semua tipu daya mereka.

Gelas bocor inilah menjadi pintu masuk syetan menguasai manusia lebih jauh dan dalam lagi.

Makanya yuk, tambal gelas bocor kita. Taubat mumpung masih diberi waktu. Kembali kepada Islam secara kaffah. Jangan jumawa, merasa iman kita aman. Selalu evaluasi jangan jangan gelas kita bocor.

Masuklah kalian orang beriman ke dalam Islam secara kaffah ( al baqoroh 208 )

Yuli
Rumah seroja indonesia.
28012020

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *